wellcome to my blog



syukuri apa yang kita miliki, maka kita akan menerima diri kita apa adanya :)

Selasa, 20 Desember 2011

SEMANGAT HIDUP PENDERITA KANKER

SEMANGAT HIDUP PENDERITA KANKER

Liburan semester tahun lalu yaitu semester 2, tahun 2011. Saya memutuskan untuk mengikuti seminar tentang kanker di fakultas kedokteran UI. Kemudian selain ada pembicara seorang dokter, seminar ini juga didukung oleh YPKAI (Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia) dimana yayasan ini dibentuk untuk membantu serta mengupayakan anak-anak penderita kanker di Indonesia memiliki kesempatan sembuh yang lebih besar dan membantu penyembuhan kanker tersebut tanpa menghilangkan kegembiraan mereka.  Awalnya saya hanya ingin mengetahui apa itu kanker dan pengobatannya. Tetapi lebih dari itu saya dan teman-teman lain mendapatkan nilai kehidupan yang berharga. Saya akan memberikan sedikit informasi tentang kanker dan semangat anak-anak saat menghadapi kanker tersebut.
Ada beberapa faktor pemicu timbulnya kanker yaitu  faktor keturunan, lingkungan dan gaya hidup, virus dan stres. Jenis kanker yang timbul dari faktor keturunan ialah kanker payudara kanker usus besar, kanker kulit dan kanker indung telur dan kanker mata atau retinoblastoma. Contoh kanker yang ditimbulkan dari faktor lingkungan adalah kanker paru-paru, kanker mulut dan tenggorokan ini dapat disebabkan karena merokok, menghirup asap rokok (perokok pasif) makan makanan yang tidak sehat seperti makanan yang terlalu banayak mengandung garam dan minum minuman beralkohol. Kanker yang disebabkan oleh virus contohnya ialah kanker serviks yang disebabkan oleh virus papilloma. Sedangkan faktor stres berperan karena jika seseorang stres maka daya tahan tubuh mereka akan rendah dan penyakit mudah menghampiri.
Kanker yang sering diumpai pada anak-anak ialah retinoblastoma, kanker darah (leukemia), osteosarkoma (kanker tulang). Saat seminar ada sesi talk show dimana bintang tamunya seorang anak laki-laki yang menderita kanker darah (leukemia). Dia menjalani pengobatan dengan dorongan semangat dari keluarga serta kakak-kakak dari YPKI, sang ibu mengatakan ia semangat untuk membantu  sang anak mengahadapi kankernya. Memang faktor ekonomi sangat berpengaruh, namun sang ibu terus mencari jalan keluarnya hingga ia dapat karu gakin (keluarga miskin) yang membantu pengobatan sang anak.
Anak tersebut sangat manis, malu rasanya jika saya putus asa dalam menjalani kehidupan karena hal-hal kecil, anak penderita kanker saja masih semangat menjalani kehidupan, harusnya kita yang sehat lebih semangat lagi. Salah satu kakak yang tergabung dengan YKPI menceritakan bahwa ia pernah mendampingi seorang anak penderita kanker menuju peristirahatan abadinya. Karena hubungan mereka sangat dekat, sang anak ingin bertemu dengannya pada saa-saat terakhir. Kemudian ada seorang anak yang ingin di datangi melly goeslow saat-saat terakhirnya hanya untuk menyanyikan lagu bunda untuk sang ibu. Untuk menunjukkan bahwa ia sangat sayang dengan ibunya. Di akhir acara anak laki-laki penderita leukima menyanyikan lagu jangan menyerah lagu d’masiv. Sangat-sangat menyentuh hati saat-saat itu.
Pada sesi tanya jawab ada seorang wanita bertanya, bahawa saudaranya yang menderita kanker payudara walaupun telah dioperasi namun tetap timbul kembali dan merenggut nyawanya, hal itu sama apa dengan apa yang saya alami, tante saya mengalami hal tersebut, kanker payudara merenggut nyawanya. Dokter nmengatakan walaupun telah dioperasi tunggu hasilnya paling tidak lima tahun ke depan, jika sudah lima tahun setelah dioperasi tudak timbul kemungkinan besar kanker iru sudah benar-benar hilang. Jadi harus tetap waspada terhadap penyakit itu. Paling tidak kita telah berusaha untuk melawan kanker itu. Dan menunjukkan semangat hidup bagi mereka yang masih memiliki kesempatan hidup. Tuhan menyayangi dan menyukai hambanya yang tidak mudah putus asa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar